Skip to content

18 Nilai Pembangunan Karakter Bangsa

KOMPAS.com – Istilah karakter dapat diartikan sebagai suatu sistem daya juang, daya dorong, daya gerak, dan daya hidup yang mengandung nilai-nilai moral dan kebaikan moral dalam diri manusia.

Karakter inilah yang mendasari pemikiran, sikap, dan perilaku manusia.

Sedangkan karakter bangsa merupakan akumulasi atau sinergi dari karakter individu warga bangsa yang berproses terus menerus dan kemudian mengelompok secara bersama-sama.

Karakter bangsa Indonesia merupakan nilai-nilai kehidupan nyata bangsa Indonesia yang merupakan perwujudan dan pengamalan Pancasila.

Baca juga: Pembangunan Karakter Masyarakat dan Bangsa

Untuk mewujudkan dan membentuk karakter bangsa Indonesia diperlukan nilai-nilai yang harus ada pada setiap warga negara. Nilai-nilai yang membentuk karakter bangsa Indonesia adalah:

  • Iman dan takwa: Orang yang bertaqwa adalah orang yang menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Contohnya adalah menjalankan ibadah, selalu berbuat baik, menjaga hubungan baik dengan orang lain, menjauhi perbuatan maksiat, dan lain-lain.
  • Kejujuran: Menumbuhkan sikap dan perilaku sesuai nilai dan kewajaran dengan berkata dan melakukan apa adanya.
  • Disiplin: Ketaatan seseorang terhadap norma dan peraturan yang berlaku, baik peraturan yang dibuat oleh pemerintah maupun peraturan adat yang berlaku di masyarakat.
  • Kejujuran: Menumbuhkan sikap setia dan tindakan yang secara sadar bertindak sesuai hati nurani tanpa pamrih.
  • Tanggung jawab: Setiap tugas dan kewajiban selalu diikuti dengan tanggung jawab, baik tanggung jawab moral kepada Tuhan Yang Maha Esa maupun tanggung jawab terhadap sesama manusia.
  • Persatuan: Menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan. Persatuan dan kesatuan diwujudkan dengan mengutamakan kebersamaan berdasarkan Bhineka Tunggal Ika.
  • Saling menghormati: Bentuk saling menghormati dijadikan sebagai perekat perbedaan budaya atau tradisi antar daerah.
  • Toleransi: Dalam pluralisme, untuk menjaga kerukunan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat, perlu dikembangkan nilai toleransi. Contohnya adalah pengendalian diri, kesabaran, dan keanggunan.
  • Gotong royong: Kerja sama yang dilakukan bersama-sama tanpa pamrih untuk menyelesaikan suatu kegiatan yang hasilnya bermanfaat bagi semua orang dan dilandasi rasa kekeluargaan.
  • diskusi: Proses pengambilan keputusan berdasarkan kesepakatan bersama untuk memecahkan suatu masalah. Musyawarah adalah akar dari demokrasi di Indonesia.
  • Kerja sama: Karakteristik masyarakat Indonesia yang diwujudkan dalam berbagai kehidupan, mulai dari lingkungan, keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
  • Courteus: Sifat dan sikap budi pekerti yang baik dan sopan santun dalam bertutur kata dan perbuatan dalam bersosialisasi di masyarakat.
  • Harmoni: Kesejahteraan dan kebahagiaan hidup manusia dapat tercapai apabila ada keseimbangan hak dan kewajiban dalam membina hubungan antara diri sendiri dengan Tuhan, dengan sesama manusia, dan dengan lingkungan.
  • Patriotisme: Sikap mental yang dilandasi cinta, siap bela dan rela berkorban demi tanah air, bangsa dan negara.
  • Kesederhanaan: Sikap mental yang rendah hati dalam tingkah laku dan ucapan yang selalu merendah.
  • Martabat dan Harga Diri: Tingkat harkat dan martabat manusia dan kedudukannya yang terhormat. Harga diri adalah harga diri dan nilai kemanusiaan yang melekat.
  • Kerja keras: Upaya yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dalam mencapai sesuatu yang diharapkan.
  • Jangan pernah menyerah: Sikap tabah dan terus berjuang meski menghadapi berbagai rintangan, rintangan, dan tantangan.

Referensi

  • nusantara. 2019. Pendidikan Pancasila: Membangun Karakter Bangsa. Yogyakarta: Depublish

Dapatkan pembaruan berita terpilih dan berita terkini setiap hari dari Ipadguides.com. Jom join grup Telegram “Ipadguides.com News Update”, caranya klik link https://t.me/ipadguidescomupdate, lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

.