2 Pegawai BPK Jabar Terkena OTT, Diduga Pemerasan Rumah Sakit dan Puskesmas di Bekasi

BANDUNG, IGNews.id – AMR dan F, dua pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Kantor Wilayah Jawa Barat terkena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, Rabu (30/3/2022). Kedua pegawai BPK tersebut diduga memeras Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bekasi dengan modus pemeriksaan temuan.

Kepala Kejaksaan Negeri Jabar Asep N Mulyana mengatakan AMR dan F ditangkap tangan oleh tim gabungan dari Kejaksaan Jabar dan Kejaksaan Negeri Bekasi. OTT dilakukan setelah menerima pengaduan dugaan pemerasan oleh AMR dan F.

Mereka meminta sejumlah besar uang. Untuk skala rumah sakit, AMR dan F meminta Rp500 juta. Sedangkan dari 17 Puskesmas masing-masing memeras Rp. 20 juta.

“Caranya, AMR dan F menyampaikan bahwa ada temuan (dugaan penipuan). Kemudian mereka bernegosiasi. Kalau tidak memberikan uang, (temuan kasus) akan terungkap. Kejaksaan Agung Jawa Barat, Jalan RE Martadinata , Kota Bandung, Rabu (30/3/2022).

Redaktur

: Agus Warsudi

Bagikan Artikel:

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”