Antrian Surya di Sumsel Bikin Marah, Ini Penjelasan Pertamina Patra Niaga

PALEMBANG, IGNews.id – Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel memastikan stok dan distribusi BBM berjalan optimal, salah satunya distribusi solar bersubsidi. Namun, penyaluran solar bersubsidi sudah melebihi kuota hingga 10 persen, bahkan di Sumsel sudah melebihi 12 persen.

“Stok solar bersubsidi nasional berada pada level 20 hari dan setiap hari stok ini serta proses pendistribusian ke SPBU terus terpantau secara real time. Namun perlu diketahui bahwa secara nasional per Februari penyaluran BBM bersubsidi solar sudah melebihi kuota sekitar 10 persen dan untuk wilayah Sumsel sendiri bahkan sudah melebihi kuota sekitar 12 persen,” kata Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Tjahyo Nikho Indrawan, Selasa (29). /3/2022).

Nikho menjelaskan, Pertamina Patra Niaga akan terus memantau seluruh proses distribusi, mulai dari Terminal BBM hingga ke konsumen untuk memastikan SPBU selalu tersedia bahan bakar untuk masyarakat. Khusus untuk solar bersubsidi, pihaknya akan fokus pada pelayanan di bidang logistik dan trayek yang berhak dinikmati penggunaannya.

“Jadi

masyarakat tidak perlu khawatir dan tidak perlu panic buying. Kami menghimbau agar pembelian BBM sesuai dengan kebutuhan dan tetap hemat dalam penggunaannya, mengingat saat ini harga minyak bumi sangat mahal, berdasarkan catatan kami, untuk wilayah Sumsel terjadi peningkatan konsumsi rata-rata menjadi 1,6 juta liter per hari, naik 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu,” katanya.

Merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014, pengguna yang berhak atas solar bersubsidi untuk sektor transportasi adalah kendaraan bermotor plat hitam untuk angkutan orang atau barang, kendaraan bermotor plat kuning kecuali mobil pengangkut hasil pertambangan dan perkebunan dengan roda lebih dari 6.

Editor : Berli Zulkanedi

Bagikan Artikel:

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”