Skip to content

Auditor BPK Jabar Terkena OTT di Bekasi Diduga Pemerasan Rumah Sakit dan 17 Puskesmas

Auditor BPK Jabar Terkena OTT di Bekasi Diduga Pemerasan Rumah Sakit dan 17 Puskesmas

Memuat…

Salah satu tersangka auditor BPK Jabar yang ditangkap OTT di lingkungan Pemkab Bekasi. Foto/Dok Kejaksaan Negeri Bekasi

BEKASI – Dua oknum pegawai BPK Jabar yang ditangkap dalam Operasi Penangkapan (OTT) Kejaksaan Negeri Bekasi diduga memeras uang dengan dalih pemeriksaan RSUD dan Puskesmas Bekasi.

“Modus operandinya kurang lebih dia menyampaikan kalau tidak memberikan uang akan diungkap. Kalau mereka memberi, ini (temuan) akan diselesaikan,” kata Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi, Ricky Setiawan Anas, Rabu (30/3/2022). Lihat lainnya: 2 Auditor BPK Jabar Yang Dikenakan OTT di Bekasi Langsung Diberhentikan

Dua pegawai berinisial AMR dan HF itu meminta sejumlah besar uang kepada RSUD dan 17 Puskesmas di Kabupaten Bekasi. “Yang diminta kurang lebih Rp 500 juta untuk RSUD dan 17 Puskesmas masing-masing Rp 20 juta,” katanya.

Asep mengatakan pihak RSUD Bekasi telah menyerahkan uang Rp100 juta, sedangkan dari 17 Puskesmas dengan nilai yang beragam, totalnya mencapai Rp250 juta dengan total Rp350 juta. Lihat lainnya: Kronologis OTT Auditor BPK Jabar di Bekasi: Laporan Pegawai, Pantau, Tangkap

“Yang menyedihkan ketika RSUD tidak mampu membayar satu staf yang meminjam uang untuk memenuhi ini dan meminjam Rp 100 juta dari bank daerah dan diserahkan, ini salah,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Kejaksaan Negeri Bekasi melakukan OTT terhadap dua pegawai BPK. Dalam OTT, tim gabungan dari Kejaksaan Jabar dan Kejaksaan Negeri Bekasi mengamankan Rp 350 juta dari sebuah apartemen.

Dua orang yang ditangkap dalam OTT tersebut adalah pegawai BPK Kanwil Jabar. Mereka diamankan di kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bekasi.

(MS)

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”