Bareskrim Polri Tetapkan Saifuddin Ibrahim sebagai Tersangka

Bareskrim Polri Tetapkan Saifuddin Ibrahim sebagai Tersangka

Memuat…

Penyidik ​​Direktorat Kejahatan Siber Bareskrim Polri menetapkan Saifuddin Ibrahim sebagai tersangka. Foto / Tangkapan Layar

JAKARTA – Penyidik ​​Direktorat Kejahatan Dunia Maya Bareskrim Polisi telah menentukan Saifuddin Ibrahim sebagai tersangka. Saifuddin Ibrahim adalah orang yang meminta 300 ayat Alquran dihapuskan.

“Ya sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Direktorat Cyber ​​Bareskrim Polri,” kata Kabag Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi MPI, Rabu (30/3/2022).

Polisi belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait penetapan tersangka. Sebab, konstruksi hukumnya akan jelas disampaikan dalam keterangan resmi.

Lihat lainnya: Kasus Pendeta Saifuddin yang Minta 300 Ayat Al-Qur’an Dihapus Masuk ke Penyelidikan

Sebelumnya, Polri berkoordinasi dengan Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) hingga FBI terkait pelacakan keberadaan Saifuddin Ibrahim yang meminta Menteri Agama menghapus 300 ayat Alquran. “Berkoordinasi dengan Kemenlu terkait dugaan adanya SI di Amerika Serikat. Berkoordinasi dengan Atase Hukum FBI,” kata Dedi, Jumat (18/3/2022).

Dedi

mengungkapkan Polri mengungkap Saifuddin Ibrahim diduga berada di luar negeri atau di Amerika Serikat (AS). “Dari hasil penyelidikan, diperoleh informasi bahwa adik Saifuddin Ibrahim saat ini berada di luar negeri,” kata Dedi.

Direktorat Kejahatan Siber, Bareskrim Polri telah menerima laporan polisi Nomor: LP/B/0133/III/2022/SPKT Bareskrim Polri tertanggal 18 Maret 2022 dengan dugaan Pasal 45A ayat (2) jo Pasal 28 Ayat (2) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 156 KUHP dan/atau Pasal 156a KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1), ayat (2) dan/atau Pasal 15 UU no. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Berdasarkan

laporan tersebut, Direktorat Cyber ​​Crime Bareskrim Polri melakukan penyelidikan terkait dugaan penistaan ​​dan ujaran kebencian terkait SARA oleh Saifuddin Ibrahim alias Abraham Ben Moses.

(rca)

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”