Skip to content

Bule Prancis Segera Dideportasi dari Bali, Usai Dipenjara Karena Senpi dan Narkoba

Bule Prancis Segera Dideportasi dari Bali, Usai Dipenjara Karena Senpi dan Narkoba

Memuat…

Pria bule Prancis, Rayan Jawad Henri Bitar (31), hendak dideportasi dari Bali setelah menjalani masa tahanan di Lapas Khusus Narkoba di Bangli. Foto: SINDOnews/Miftahul Chusna

DENPASAR – Petugas Imigrasi Bali mendeportasi warga Perancis Rayan Jawad Henri Bitar (31), setelah menjalani hukuman penjara di penjara khusus narkotika di Bangli.

Rayan adalah mantan narapidana kasus narkotika dan senjata api.

“Yang bersangkutan telah selesai menjalani pidana penjara dan selanjutnya dideportasi ke negaranya,” kata Kepala Kantor Hukum dan HAM Bali, Jamaruli Manihuruk, Rabu (30/3/2022).

Lihat Lainnya: Pakai Ganja Akibat Perpisahan Istri, Bule Prancis di Bali Dihukum 2 Tahun 8 Bulan Penjara

Rayan dibebaskan dari penjara pada 24 Maret 2022. Ia menjalani hukuman 1 tahun 4 bulan penjara di Lapas Khusus Narkotika Bangli.

Begitu menghirup udara bebas, Rayan ditahan di Rudenim Denpasar selama empat hari sambil menunggu proses deportasi.

Deportasi dilakukan menggunakan Scoot Airlines TR285 dari Bandara Ngurah Rai menuju Singapura, Senin (28/3/2022). Dari Singapura, ia kemudian diterbangkan ke negaranya.

Rayan ditangkap di Jalan Umalas Klecung, Kerobokan, Kuta Utara, Badung, 21 Desember 2020. Di vila tempat tinggal terdakwa, polisi menemukan 4,80 gram sabu-sabu dan alat penyedot alias bong.

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”