Di Balik Pencemaran Debu Batubara di Marunda, Bukan Sekedar PT KCN…

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta menemukan ada perusahaan lain di luar PT Karya Citra Nusantara (KCN) yang mencemari kawasan Marunda, Jakarta Utara.

Humas Badan Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, mengatakan dugaan pencemaran itu dilakukan oleh perusahaan lain yang bergerak di bidang bongkar muat batu bara dan pasir.

“Kami juga menemukan beberapa pelanggaran, kami juga akan menjatuhkan sanksi,” kata Yogi kepada wartawan, Selasa (29/3/2022).

Baca juga: Langkah Pemprov DKI Tak Berhasil Atasi Polusi Batubara, Warga Rusun Marunda Minta Jokowi Turun Tangan

Namun, Yogi tidak menyebut ada perusahaan yang melanggar pencemaran lingkungan di Marunda.

Semua itu, kata dia, akan terbuka ketika Badan Lingkungan Hidup secara resmi menjatuhkan sanksi kepada perusahaan tersebut.

“Karena sanksinya belum diatur, tapi kalau sanksi sudah diberikan, pasti akan kami ekspos,” ujarnya.

“Kami tidak hanya memantau KCN. Perusahaan lain di sekitar Kali Blencong yang mungkin bongkar muat batu bara atau barang curah lainnya, kami juga akan memantau,” katanya.

Sanksi untuk PT KCN

Sebelumnya, Dinas LH DKI Jakarta melalui Sudin LH Jakarta Utara memberlakukan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah kepada PT KCN atas pencemaran abu batubara di Marunda, Jakarta Utara.

Sanksi tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Administrasi Jakarta Utara Nomor 12 Tahun 2022 tanggal 14 Maret 2022 tentang Penerapan Sanksi Administratif Pemerintah Secara Paksaan Kepada PT KCN.

.