Skip to content

Digerebek, Mafia Minyak Goreng di Serang Banten sudah beroperasi sejak November 2021

Digerebek, Mafia Minyak Goreng di Serang Banten sudah beroperasi sejak November 2021

Memuat…

Tersangka AR menunjukkan cara kerjanya sebagai mafia minyak goreng saat mengungkap kasus di Polrestabes Banten. Foto/iNews TV/Mahesa Apriandi

MENYERANG – Mafia minyak goreng di Kabupaten Serang dibongkar petugas dari Ditreskrimsus Polda Banten, Rabu (30/3/2022). Para pelaku membeli minyak goreng curah kemudian mengemasnya ke dalam botol-botol menjadi minyak goreng premium yang dijual dengan harga tinggi.

Tersangka berinisial AR adalah pemilik home industry CV Jongjing Pratama di Tirtayasa, Kabupaten Serang. Dalam penggerebekan, barang bukti minyak goreng disita dari tangan pelaku, mesin, ribuan botol kosong, perangko, merek, dan minyak goreng curah.

Lihat Lainnya: Pengumuman Mafia Minyak Goreng Terus Ditunda, Ini Alasan Kemendag

Modus operandi para pelaku adalah membeli minyak goreng curah dengan harga Rp. 14.000 per liter. Oleh pelaku, minyak goreng curah tersebut dikemas dalam botol menjadi minyak goreng premium dengan merek Laban.

“Selanjutnya minyak goreng curah yang dikemas dalam botol dijual ke masyarakat dengan harga Rp 20.000 per liter,” kata pelaku di depan petugas.

Dalam sehari, pelaku dibantu sejumlah pekerja memproduksi minyak goreng kemasan premium dari minyak goreng curah hingga 3.000 botol.

Tersangka AR melakukan praktik mafia minyak goreng sejak November 2021. Pelaku sebelumnya bekerja sebagai pengantar makanan.

Lihat lainnya: Bantu Pemberantasan Mafia Minyak Goreng, KPPU Minta Kemendag Buka Data

Dia membelok ke mafia minyak goreng ketika dia mengetahui bahwa minyak goreng itu langka dan mahal.

Sementara itu, gudang terlihat sepi tanpa aktivitas dan disegel oleh petugas kepolisian.

(shf)

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”