Skip to content

Ditolak Tetangga, Pelaku Mutilasi Massal di Kediri Tinggal di Panti Sosial

KEDIRI, KOMPAS.com- Riyanto (34), pelaku penusukan terhadap 10 orang yang mengakibatkan tiga orang tewas dan sisanya luka-luka di Kediri, Jawa Timur, telah selesai menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa Lawang.

Riyanto dijemput dari Rumah Sakit Lawang, Senin (28/3/2022) oleh petugas kepolisian karena statusnya sebagai tersangka pembunuhan.

Selain itu, ia juga didampingi petugas dari dinas kesehatan dan dinas sosial Kabupaten Kediri.

Baca Juga: Koster Izinkan Laga Persik Kediri Vs Bali United Dihadiri Penonton Secara Gratis

Tetangga ditolak

Namun, Riyanto tidak bisa langsung pulang ke rumahnya di Dusun Bangun Mulyo, Desa Pojok, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri.

Karena selain kepulangannya ditolak tetangga, ia juga masih harus menjalani tahap penyidikan kasusnya.

“Untuk sementara akan kami tempatkan di rumah aman milik Dinas Sosial. Saya pastikan tidak kembali ke pojok,” kata Ajun Komisaris Polisi Rizkika Putra Atmada, Kamis. Ipadguides.com, Selasa (29/3/2022).

Baca juga: Siswa di Kediri Mulai Sekolah Tatap Muka 100 Persen

Sedangkan untuk observasi di RSJ, kata Rizkika, pihaknya masih menunggu karena belum mendapatkan hasil resmi.

Begitu juga dengan tindak lanjut kasus hukumnya, pihaknya masih berkoordinasi dengan kejaksaan untuk mengetahui perkembangannya.

Baca juga: Trauma, Tetangga Protes Kembalinya Pelaku Penusukan 10 Orang di Kediri

.