Dorong Produk Farmasi TKDN Tinggi, Pemerintah Optimalkan Pembelian Produk Dalam Negeri

Dorong Produk Farmasi TKDN Tinggi, Pemerintah Optimalkan Pembelian Produk Dalam Negeri

Memuat…

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (ketiga dari kiri) menunjukkan obat produksi dalam negeri pada acara Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2022 di Nusa Dua Bali, Selasa (22/3/2022).

JAKARTA Industri farmasi menghargai upaya pemerintah untuk mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) melalui Pertandingan Bisnis mengoptimalkan pembelian produk dalam negeri. Melalui upaya pemerintah ini, harapan industri farmasi untuk mendongkrak produksi obat dalam negeri dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi dapat terus ditingkatkan.

Dalam keterangan tertulisnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menargetkan pencapaian nilai penggunaan produk dalam negeri melalui pengadaan barang dan jasa mencapai 80 persen. “Kami mengharapkan komitmen yang sama dari pengguna produk dalam negeri wajib lainnya untuk menetapkan target pencapaian penggunaan produk dalam negeri,” kata Agus Gumiwang pada acara Business Matching Belanja Produk Dalam Negeri 2022 di Nusa Dua Bali, Selasa (22/3/2022). .

Tentang

peran serta industri farmasi dalam Pertandingan BisnisMenteri Perindustrian menambahkan bahwa acara tersebut Pertandingan Bisnis sebagai inisiatif pemerintah akan menciptakan efek domino ekonomi bagi UMKM, petani, dan pedagang bahan baku jamu.

(Lihat lainnya: Saatnya Bangga Buatan Indonesia)

“Jika setiap kegiatan ekonomi memberikan multiplier effect kepada UMKM, hal ini akan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi perekonomian nasional,” ujar Menperin.

Hal senada disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Menurut dia, anggaran pemerintah pusat khususnya belanja barang dan modal melalui APBN 2022 sebesar Rp 538,9 triliun.

Anggaran

tersebut dapat digunakan semaksimal mungkin untuk belanja produk dalam negeri, yang tidak termasuk belanja pemerintah daerah. “Harapan dari upaya ini adalah efek pengganda yang manfaatnya akan dirasakan bagi kemajuan industri dan pertumbuhan ekonomi dalam negeri serta bagi Industri Kecil dan Menengah,” ujarnya.

(Lihat lainnya: Kemendagri Dorong Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia)

Sementara itu, Kepala Pusat Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Nila Kumalasari berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pembelian dan penggunaan produk dalam negeri oleh instansi pemerintah.

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”