Skip to content

Gara-gara Wanita Disiram Lada, Iran Diancam Batalkan Penampilan di Piala Dunia 2022

Gara-gara Wanita Disiram Lada, Iran Diancam Batalkan Penampilan di Piala Dunia 2022

Memuat…

FIFA tampaknya mempertimbangkan untuk memberikan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Iran menyusul perlakuan resmi terhadap wanita yang memasuki stadion sepak bola / Foto: BangkokPost

TAHERAN – FIFA tampaknya mempertimbangkan untuk memberikan sanksi kepada Federasi Sepak Bola Iran menyusul perlakuan resmi terhadap perempuan yang memasuki stadion sepak bola. Dengan kata lain, tiket Piala Dunia 2022 terancam dicabut.

Menurut laporan Al Jazeera, Kamis (31/3/2022), Iran berhasil lolos ke Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Lebanon dengan skor 2-0. Tapi tidak ada banyak ruang untuk perayaan setelah sebuah video muncul yang menunjukkan pejabat melarang wanita memasuki stadion.

Beberapa video memperlihatkan perempuan yang berjuang memasuki stadion diperlakukan kurang baik oleh petugas keamanan dengan menyemprotkan merica ke mereka, meskipun mereka memegang tiket. Sementara itu, satu gambar menunjukkan seorang anak menangis di pelukan seorang wanita muda.

BACA JUGA: 29 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2022

Televisi pemerintah tidak melaporkan insiden itu dan mencoba menyensornya ketika bintang Iran Alireza Jahanbakhsh menyebutkannya selama wawancara pasca-pertandingan. “Saya harap mulai sekarang selama pertandingan kandang, wanita tersayang kita juga bisa menonton sehingga kita bisa membuat mereka bahagia juga,” katanya, tetapi ketika diputar ulang penyebutannya tentang pemirsa wanita diedit.

Hal ini mengundang berbagai reaksi, termasuk dari FIFA. Namun masih harus dilihat apakah Federasi Sepak Bola Dunia atau Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) akan menjatuhkan sanksi dengan menghukum sepak bola Iran.

BACA JUGA: Gagal Juara Liga 1, Nasib Aji Santoso dan Pemain Muda Persebaya Jadi Tanda Tanya

Presiden Ebrahim Raisi, Rabu (30/3/2022), memerintahkan menteri dalam negerinya untuk mengusut tuntas serangan semprotan merica itu. Sementara itu, Jaksa Agung Mohammad Jafar Montazeri mengatakan perlakuan terhadap perempuan di gerbang stadion tidak dapat diterima.

(yov)

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”