Hasil Survey Sero Bisa Menjadi Referensi Kebijakan Terkait Pandemi

Hasil Survey Sero Bisa Menjadi Referensi Kebijakan Terkait Pandemi
Hasil Survey Sero Bisa Menjadi Referensi Kebijakan Terkait Pandemi (kompas)

JAKARTA, iPadGuides.info – Ahli epidemiologi Universitas Indonesia Iwan Ariawan mengatakan hasil survei serologis atau survei antibodi Covid-19 bisa menjadi acuan pengambilan kebijakan pemerintah terkait pandemi.

Seperti diketahui, survei dilakukan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) bersama Kementerian Kesehatan sejak November hingga Desember 2021.

“Hasil survei sero ini dijadikan acuan pengambilan kebijakan terkait pelonggaran mobilitas masyarakat, seperti penghapusan tes PCR/antigen bagi pemudik yang telah menerima 2 vaksin atau lebih,” kata Iwan saat dihubungi. Ipadguides.com Senin (21/3/2022).

Iwan mengatakan tingkat antibodi penduduk Indonesia berdasarkan hasil survei sero cukup tinggi.

Baca juga: Hasil Survei Sero: 74 persen Penduduk Indonesia Terinfeksi Covid-19

Kadar antibodi itu, kata dia, dibuktikan dengan minimnya pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit dan kasus kematian.

“86,6

persen sudah cukup tinggi dan terbukti mampu menekan kematian akibat Covid-19 selama periode Omicron,” ujarnya.

Selain itu, Iwan juga mengatakan saat ini sedang dilakukan survei sero di beberapa kabupaten/kota di Jawa-Bali yang nantinya akan menjadi acuan kebijakan mudik Lebaran.

Kemudian, survei sero di tingkat nasional akan dilakukan kembali pada Juni 2022.

“Survei sero di Jawa-Bali sudah dimulai sejak pekan lalu. Targetnya pertengahan April selesai,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, peneliti dari FKM UI mengungkap hasil survei sero yang dilakukan pada November-Desember 2021.

.