Skip to content

Hati-Hati! Malas Bergerak Saat Puasa Picu Kolesterol Jahat Naik

Hati-Hati! Malas Bergerak Saat Puasa Picu Kolesterol Jahat Naik

Memuat…

Kebiasaan malas bergerak saat puasa dapat memicu masalah kesehatan yang serius, salah satunya adalah meningkatnya kolesterol jahat. Kebiasaan buruk ini sering dilakukan saat berpuasa. Foto/Slma

JAKARTA – Kebiasaan malas gerak saat cepat dapat memicu masalah kesehatan serius, salah satunya kolesterol jahat Lanjutkan. Kebiasaan buruk ini sering dilakukan oleh banyak orang saat berpuasa karena khawatir akan berbuka puasa.

“Saat berpuasa, banyak orang cenderung mengurangi aktivitas fisik karena khawatir akan berbuka puasa. Hal ini menimbulkan risiko gaya hidup sedentary, yaitu gaya hidup minim aktivitas fisik yang berkorelasi dengan peningkatan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, ” ujar Spesialis Gizi Klinik RS Siloam Kebon Jeruk, dr Sheena. R. Angelia, Sp.GK dalam keterangan resminya, Kamis (31/3/2022).

Selain malas beraktivitas, dr Sheena menjelaskan, asupan makanan sembarangan saat buka puasa atau sahur juga bisa menjadi faktor risiko peningkatan kadar kolesterol darah. Tanpa disadari, banyak orang yang tidak bisa mengontrol asupan makanannya saat buka puasa atau sahur.

Selain itu, pola makan tidak sehat yang dikonsumsi setiap hari juga meningkatkan risiko kolesterol tinggi. “Tanpa disadari, kita suka berbuka puasa dengan makanan yang mengandung kolesterol tinggi, seperti daging berlemak, jeroan, junk food, atau makanan lain yang tinggi lemak jenuh,” jelas dr Sheena.

Lihat Lainnya: Kolesterol Naik Saat Puasa? 6 Tips Ini Agar Levelnya Tetap Normal

“Seperti makanan atau minuman dengan santan, gorengan, sebagai hadiah setelah berpuasa belasan jam. Akibatnya, kadar kolesterol jahat dalam tubuh juga meningkat,” imbuhnya.

Peningkatan kadar kolesterol dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Mulai dari penyumbatan pembuluh darah, penyakit jantung, stroke dan hipertensi yang bisa berujung pada kematian.

“Pada tahap awal, tidak ada gejala khusus saat kadar kolesterol dalam tubuh meningkat, namun jika kadar kolesterol lebih dari 200 mg/dL, biasanya muncul berbagai gejala tidak nyaman,” pungkas dr Sheena.

Gejala ketidaknyamanan meliputi sering sakit kepala, nyeri dan kaku leher hingga bahu, nyeri sendi, benjolan pada tendon sendi (xanthoma), dan benjolan seperti jerawat di bawah kelopak mata (xanthelasma).

Lihat Lainnya: Waspadai Kolesterol Naik Saat Ramadan, Sebaiknya Hindari Jenis Makanan Ini

(dra)

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”