Ide “Crowdfunding” harus dibuat transparan dan akuntabel

JAKARTA, KOMPAS.com – Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera berpendapat, pemerintah dapat mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, yang salah satunya adalah gagasan mekanisme crowdfunding atau penggalangan dana.

Namun, pemerintah diminta tidak melupakan prinsip transparansi dan akuntabilitas kepada publik.

“Ide penggalangan danaIni harus dibuat transparan dan akuntabel,” kata Mardani kepada Ipadguides.com, Rabu (30/3/2022).

Baca juga: Usulan Crowdfunding Bangun IKN, KPK: Uang 1 Rupiah Tidak Bisa Dikorupsi

Ia melanjutkan, pemerintah juga harus memperhatikan crowdfunding yang dilakukan dengan hati-hati.

Dalam hal ini, pemerintah diminta untuk mengukur urutan prioritas dan menganalisis manfaat serta perhitungannya jika menggunakan mekanisme penggalangan dana.

“Tapi mekanismenya harus jelas. Tetap saja semuanya harus dilakukan dengan hati-hati. Urutan prioritas dan analisis manfaat dan biayanya harus jelas,” tanya Mardani.

Di sisi lain, Mardani juga meminta pemerintah mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pengembangan IKN, selain penggalangan dana.

Misalnya, memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan hak atas tanah di IKN.

“Sehingga

dalam perkembangannya, IKN lepas dari cengkeraman para oligarki,” imbuhnya.

Selain itu, Ketua DPP PKS menyoroti masalah pembiayaan IKN yang sebagian menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

.