Jalur Dapat Berubah Hindari Situs Bersejarah

SLEMAN, IGNews.id – Peletakan batu pertama proyek pembangunan jalan tol Yogyakarta-Bawen menandai dimulainya proyek jalan tol yang menjadi proyek strategis nasional. Jalur yang telah ditentukan dapat berubah, karena terdapat banyak situs sejarah.

Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian mengatakan tol Yogya-Bawen merupakan jalur yang luar biasa. Banyak tantangan yang akan muncul ketika nantinya mulai menjalankan proyek jalan tol tersebut. Karena akan banyak ditemukan situs sejarah dalam proses pembangunan jalan tol ini.

“Saya menyarankan tim di lapangan, jangan heran jika semakin digali semakin banyak ditemukan benda atau situs bersejarah. Karena ini pusat peradaban,” ujarnya, Rabu (30/3/2022). .

Ia kemudian mengutip sejarah Kerajaan Medang dan Raja Sanjaya. Dimana sekitar 14 abad yang lalu, ketika seseorang bernama Maharaja Prabu Sri Ratu Sanjaya memindahkan gedung pusat pemerintahan Jawa Tengah ke utara ke daerah sekitar lokasi peletakan batu pertama ini.

Di tempat yang biasa ia sebut Medang ing Mataram, ada kisah perjuangan yang luar biasa. Tugu yang menyatakan keberadaan Prabu Sanjaya diperkirakan berada di sekitar Gunung Wukir disebut Prasasti Sanjaya.

“Jadi

mungkin nanti kita akan menemukan situs-situs tersembunyi yang belum banyak diketahui sebelumnya,” ujarnya.

Redaktur : Kuntadi Kuntadi

Bagikan Artikel:

class="share-social text-center">

Membagikan

Membagikan

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”