Skip to content

Jelang Ramadhan, inflasi Sumsel masih terkendali

PALEMBANG, IGNews.id – Mendekati bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah, inflasi Sumsel masih terjaga dan terkendali. Dengan situasi ini, diharapkan tetap berlanjut meski menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumsel Erwin Soeriadimadja mengatakan hingga Februari 2022 inflasi di Provinsi Sumsel terjaga pada -0,01 persen (mtm), 0,92 persen (ytd) dan 2,41 persen (yoy).

“Inflasi yang terjaga tentunya tidak lepas dari upaya yang dilakukan TPID dan pihak terkait lainnya melalui strategi 4K yaitu ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi yang efektif,” kata Erwin, Kamis (31/3/2022).

Senada dengan itu, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumsel dan Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumsel Babel menyatakan, pasokan komoditas pangan dan bahan pokok penting di wilayah Sumsel cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk pada saat ini. periode hari raya keagamaan.

Kepala Divre Bulog Babel Sumsel, Eko Hari Kuncahyo mengatakan, berbagai komoditas yang dikelola pihaknya seperti beras, minyak goreng, dan tepung terigu tersedia dalam jumlah yang cukup. “Stok beras di gudang Bulog kami bisa memenuhi kebutuhan warga dalam 6-12 bulan ke depan,” kata Eko Hari Kucahyo.

Editor : Berli Zulkanedi

Bagikan Artikel:

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”