Jembatan Gantung Senilai Rp. 319 Juta Yang Rusak di Ciamis Ternyata Belum Diresmikan, Ini Kata Kepala Desa

KOMPAS.com – Sebanyak 66 santri Pondok Pesantren Al Huda, Turalak, Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Ciamis terjatuh setelah Jembatan Gantung Leuwi Nutug yang mereka tumpangi putus pada Jumat (25/3/2022) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ternyata jembatan tersebut baru saja selesai dibangun dan belum diresmikan. Rencananya jembatan tersebut akan diresmikan pada Senin (28/3/2022).

“Konstruksi (jembatan gantung Leuwi Nutug) sudah selesai, tapi belum digunakan. Rencananya akan diresmikan Senin (28/3) lusa. Saya tidak menyangka hari ini ambruk,” kata Kepala Desa Sukamaju Baregbeg, Ciamis, Dede Rahman, Jumat (25/3/2022).

Baca Juga: 66 Siswa Jatuh dari Jembatan Saat Menunggu Difoto Dengan Drone, Kepala Desa: Kalau 1 Orang Beratnya 50 Kg Jadi 3 Ton

Dijelaskannya, jembatan gantung yang melintasi Sungai Cileuer ini dibangun dengan dana bantuan dana dari Provinsi Jawa Barat senilai Rp. 319 juta.

Pengerjaan jembatan tersebut sudah dilakukan secara swadaya oleh pihak desa sejak dua bulan lalu.

“Pembangunan fisik jembatan baru saja selesai. Panjangnya 35 meter, lebar 1,5 meter dengan ketinggian 3 meter di atas permukaan air,” kata Dede.

Meski

pembangunan jembatan baru selesai dan prasasti sudah terpasang, badan jembatan tidak boleh dilintasi.

“Belum dipakai, rambu-rambu bambu masih dipasang. Rencananya akan diresmikan pada Senin (28/3) menunggu hasil audit terlebih dahulu,” ujarnya.

Baca Juga: Jembatan Gantung Runtuh, Puluhan Mahasiswa Ciamis Jatuh ke Sungai, Kepala Desa: Baru Dibangun, Belum Diresmikan

Jembatan gantung Leuwi Nutug, Sungai Cileueur, Desa Turalak, Desa Rt 01 RW 02, Desa Sukamaju, Baregbeg Kecamatan Ciamis, jebol dan ambruk pada Jumat (25/3) sekitar pukul 10.00 WIB.
Tribunjabar / Andri M Dani
Jembatan gantung Leuwi Nutug, Sungai Cileueur, Desa Turalak, Desa Rt 01 RW 02, Desa Sukamaju, Baregbeg Kecamatan Ciamis, jebol dan ambruk pada Jumat (25/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dede mengaku sebenarnya sudah menugaskan Ekbang Kaur untuk mendampingi anggota BPB mengaudit kondisi jembatan gantung yang baru saja selesai dibangun.

“Jumat siang saya sudah tugaskan Ekbang Kaur untuk melakukan audit dengan BPD. Begitu sampai di jembatan, ada insiden. Puluhan mahasiswa jatuh ke sungai, jembatan ambruk,” katanya.

.