Skip to content

Jokowi Minta Tito Karnavian Buat Aturan Stempel Desa Pakai Lambang Burung Garuda

JAKARTA, KOMPAS.com – Presiden Joko Widodo meminta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian membuat aturan yang menegaskan bahwa cap desa menggunakan lambang burung Garuda.

Menurut Jokowi, aturan itu bisa dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).

Baca juga: Apdesi: Tidak Ada Yang Mengarahkan Kita Dukung Jokowi 3 Periode, Termasuk Pak Luhut

Hal itu disampaikannya menanggapi permintaan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) DPP Surtawijaya terkait stempel pemerintah desa yang selama ini hanya menggunakan tulisan.

“Soal stempel, jujur ​​saya baru tahu tadi, diberitahu Pak Surta tadi, saya kaget juga. Jadi ini gambar apa? Ini tulisan saja,” kata Jokowi saat memberi arahan pada acara “Rapat Nasional APDESI 2022” di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (29/3/2022).

“Pak Menteri Dalam Negeri, ini dibuat Instruksi Menteri Dalam Negeri itu dicap menggunakan burung Garuda. Itu benar-benar simbol negara kita. Jika digunakan oleh kepala desa, yo wajar dan wajib omong-omong. jernih semuanya? jernih,” dia bersikeras.

Baca juga: Deklarasi APDESI Dukung Jokowi 3 Periode Pasca Lebaran

Pada kesempatan yang sama, Jokowi juga meminta Menteri Dalam Negeri Tito untuk membayar gaji kepala desa setiap bulan.

Pasalnya, Jokowi baru mengetahui bahwa gaji kepala desa dibayarkan setiap tiga bulan.

“Apa? Apa? Oh, gajinya sebulan sekali. Pak Menteri Dalam Negeri, ini masih satu yang belum dijawab, setiap bulan, selesai. Saya tidak, saya jujur ​​​​tidak tahu gajinya. diberikan waktu tiga bulan sekali,” kata Jokowi menanggapi permintaan kepala desa.

“Bukan saya memahamiBukan saya memahami. Baiklah, mari kita mengubah dan kami akan usahakan setiap bulannya,” ujarnya.

Baca juga: Sejumlah Kepala Desa Bandung Barat Ikut Demo di Jakarta, Apdesi Pastikan Pelayanan Tidak Terganggu

Presiden kembali menanyakan apakah ada usulan lain yang diminta kepala desa.

Namun karena begitu banyak usulan dari kepala desa yang hadir, Jokowi meminta semuanya disampaikan kepada Ketua APDESI.

“Nanti dikumpulkan hanya pada Bapak Ketua APDESI Bapak Surta. Nanti kita kaji satu persatu yang menyebabkan desa tidak gesit, desa tidak cepat,” kata Jokowi.

“Kemudian keputusan yang bisa dilimpahkan ke desa, akan kita ubah semuanya nanti,” tambahnya.

Dapatkan pembaruan berita terpilih dan berita terkini setiap hari dari Ipadguides.com. Jom join grup Telegram “Ipadguides.com News Update”, caranya klik link https://t.me/ipadguidescomupdate, lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

.