Skip to content

Kasus Kurung Manusia di Langkat, Polda Sumut Kembali Periksa 6 Saksi, dari Keamanan hingga Juru Masak

MEDAN, KOMPAS.com – Penyidik ​​Polda Sumut (Sumut) kembali memanggil enam saksi terkait kasus kurungan, Rabu (30/3/2022).

Kabag Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi menjelaskan, keenam orang tersebut berinisial D, JS, KR, T, MA dan IS.

“Mereka satpam di pabrik kelapa sawit, juru masak di kediaman Terbit Plan Warin-Angin (TRP), pengawas pabrik kelapa sawit,” katanya.

Baca juga: Polisi Selidiki Keterlibatan Istri dan Adik Bupati Langkat Non Aktif dalam Kasus Kandang

Keenam saksi itu diperiksa terlebih dahulu dalam rangka Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Sebelumnya, mereka dipanggil dalam rangka berita acara pemeriksaan (BAI).

Sedangkan terkait pemeriksaan istri dan adik Terbit, TRT dan SB diperiksa pada Selasa (29/3/2022).

Selama tujuh jam diperiksa penyidik, keduanya ditanyai 30 pertanyaan terkait kasus ini.

Baca juga: Kasus Kengkeng, Adik dan Istri Bupati Langkat Nonaktif Dipenuhi Panggilan Penyidik ​​Polda Sumut

Hadi mengatakan, segala sesuatu yang berkaitan dengan kasus ini, masih ada potensi atau kemungkinan tersangka lain.

“Kemudian terkait materi pemeriksaan, itu ranah penyidik. Ada 30 pertanyaan yang diberikan kepada saksi. Materi terkait proses penyidikan dan kejadian yang terjadi, mengetahui, melihat, mendengar dan sebagainya. Kami akan gali lagi, kita tidak berhenti pada 8 tersangka,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Sumut telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus kurungan di rumah Bupati Langkat inaktif tersebut.

Mereka memiliki inisial HS, IS, TS, RG, JS, DP, HG dan SP.

Saat ini, para tersangka belum ditahan dan diwajibkan melapor seminggu sekali.

Baca Juga: 8 Kasus Tersangka Kandang Manusia di Langkat Tidak Ditahan, Begini Penjelasan Polda Sumut

Dapatkan pembaruan berita terpilih dan berita terkini setiap hari dari Ipadguides.com. Jom join grup Telegram “Ipadguides.com News Update”, caranya klik link https://t.me/ipadguidescomupdate, lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

.