Skip to content

Kekayaan Evander Holyfield, Hancur oleh Hutang Yang Lebih Besar Dari Pendapatan

Kekayaan Evander Holyfield, Hancur oleh Hutang Yang Lebih Besar Dari Pendapatan

Memuat…

Kekayaan Evander Holyfield masih menjadi sorotan meski legenda tinju dunia itu tak lagi berlaga di ring/Photo/gazettereview.com

LOS ANGELES – Kekayaan Evander Holyfield masih jadi sorotan legenda tinju Dunia belum pernah bertanding di ring sejak tahun 2011. Apalagi banyak sejarah unik yang mewarnainya kekayaan yang dikumpulkan Holyfield.

Evander Holyfiled adalah seorang petinju profesional Amerika yang memulai karirnya pada usia 13 tahun. Pada usia 15 tahun, ia telah menjadi juara Regional Tenggara, memenangkan turnamen regional dan penghargaan petinju terbaik.

Lihat lainnya: Rematch Oleksandr Usyk vs Anthony Joshua Akan Digelar di Arab Saudi

Evander Holyfield melakukan debut profesionalnya pada usia 21 tahun atau tepatnya pada tahun 1984 setelah meraih medali perunggu kelas berat ringan di Olimpiade Musim Panas di Los Angeles, AS.

Setelah itu, kariernya di dunia tinju terbilang mulus hingga meraih gelar juara kelas berat WBA, WBC, dan IBF setelah mengalahkan Buster Douglas di The Mirage, Paradise, Nevada, AS pada 25 Oktober 1990.

Lihat Lainnya: Hasil Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona CONMEBOL: Perkasa Brasil Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan

Dia mempertahankan gelar kelas berat empat kali, sebelum kalah dari Riddick Bowe pada 13 November 1992 di Thomas & Mack Center, Paradise, Nevada.

Tak heran jika pria kelahiran 1962 yang digigit telinga lawannya, Mike Tyson, dalam satu pertandingan ini memiliki rejeki yang cukup menyita perhatian.

Dilaporkan dari uang tersebut, kekayaan Evander Holyfield pernah melampaui USD 200 juta (Rp 2,8 triliun). Selama karirnya, Holyfield telah memenangkan hadiah sekitar $230 juta. Namun, semua uang itu hilang pada 2008 ketika hotelnya di Atlanta, yang terdiri dari 109 kamar, disita. Setelah disita, aset tersebut dijual di lelang umum seharga USD 234 juta (Rp 3,35 triliun).

Evander berutang bank lebih dari dua kali lipat jumlah itu untuk hipotek rumah. Pada Januari 2013, ia juga menunggak beberapa ratus ribu dolar ke IRS. Sebagian besar harta berharga Holyfield telah dilelang selama bertahun-tahun untuk menutupi sejumlah utang dan kewajiban, termasuk medali perunggu Olimpiade, 20 pasang sarung tangan tempur, cincin kejuaraan, ikat pinggang, dan 25 kostum dan celana pendek.

Dari laporan uang tersebut, pada 2019, kekayaan Evander Holyfield hanya tersisa USD 500.000 (Rp 7,1 miliar).

(sha)

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”