Skip to content

Kinerja APBN Meningkat, Realisasi Belanja Negara Capai Rp 282,7 Triliun

Kinerja APBN Meningkat, Realisasi Belanja Negara Capai Rp 282,7 Triliun

Memuat…

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati merinci realisasi belanja negara Februari 2022. PHOTO/ANTARA

JAKARTA – Pemerintah mencatat realisasinya belanja negara sebesar Rp282,7 triliun pada Februari 2022. Realisasinya tumbuh 10,4% dari pagu APBN 2022 sebesar Rp2.714,2 triliun.

“Anggaran negara berjalan baik sampai Februari. Realisasi belanja negara Rp 282,7 triliun,” kata Menkeu Sri Mulyani saat konferensi pers virtual KiTa APBN, Senin (28/3/2022).

Menurut dia, realisasi tersebut meliputi belanja kementerian/lembaga sebesar Rp. 78,6 triliun atau 8,3% dari pagu APBN. Sedangkan belanja kementerian/lembaga digunakan untuk pembayaran gaji dan tunjangan serta pendanaan kegiatan operasional kementerian/lembaga.

Lihat lainnya: APBN 2022, Jokowi Instruksikan Pengeluaran Lebih Ditajamkan dan Lebih Efisien

Selain itu, untuk kegiatan program kementerian/lembaga digunakan pengadaan alat atau mesin, jalan, jaringan, irigasi dan penyaluran bansos kepada masyarakat. Tidak hanya itu, realisasinya juga mencakup belanja nonkementerian/lembaga sebesar Rp93,6 triliun atau 9,4% dari pagu.

Adapun realisasi tersebut digunakan penyaluran subsidi energi dan pembayaran pensiun serta jaminan kesehatan ASN. Secara rinci realisasi belanja barang secara keseluruhan adalah sebesar Rp. 14 triliun, dengan belanja barang untuk sektor kesehatan penanganan Covid-19 menurun, sedangkan belanja nonkesehatan sedikit meningkat.

Di sisi lain, belanja barang untuk penanganan Covid-19 menurun karena kebutuhan vaksin di awal tahun sudah mencukupi, sedangkan awal tahun lalu pengadaan vaksin sebesar Rp. 3,6 triliun. Kebutuhan belanja BLU RS dari Kemenkes, Kemenhan, dan Polri lebih rendah.

Selanjutnya realisasi belanja modal sebesar Rp. 8,9 triliun, lebih rendah dari tahun lalu karena pembayaran proyek yang diselesaikan pada tahun 2020 dialihkan ke tahun 2021 tetapi masih lebih tinggi dari kinerja pada tahun 2020 dan 2019.

“Belanja modal tahun ini difokuskan untuk menyelesaikan proyek infrastruktur prioritas dan mendukung modernisasi alutsista,” katanya.

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”