Kisah Sedih Siti Hajar Ditinggal Nabi Ibrahim di Tanah Tandus Tak Berpenghuni

Kisah Sedih Siti Hajar Ditinggal Nabi Ibrahim di Tanah Tandus Tak Berpenghuni

Memuat…

Nabi Ibrahim membawa Siti Hajar dan anaknya yang masih menyusui, Ismail, di sebuah gurun tandus. Pada zaman Nabi, tempat yang menjadi rumah Siti Hajar berada di dekat Baitullah. Di atas sumur Zamzam dan Masjidil Haram. Siti Hajar dibawa oleh Nabi Ibrahim ke sana, di lokasi itu ada pohon Dauhah. Di sisi pohon itu, Siti Hajar tinggal bersama bayi Ismail.

Saat itu di Mekah belum ada tempat tinggal manusia. Daerah itu tandus. Tidak ada mata air. Nabi Ibrahim meninggalkan mereka berdua hanya dengan wadah makanan berisi kurma dan tong berisi air.

Lihat lainnya: Kisah Nabi Ibrahim Mengajarkan Agama Tauhid

Ketika Nabi Ibrahim hendak pergi, Siti Hajar mengikutinya sambil berkata, “Hai Ibrahim, kamu mau kemana? Kamu meninggalkan kami di lembah tanpa teman atau apapun?”

Siti

Hajar berkali-kali membombardirnya dengan pertanyaan seperti itu. Namun, Ibrahim tidak bergeming. Bahkan tidak memandang Siti Hajar. Dia keren.

“Apakah Tuhan menyuruhmu melakukan itu?” tanya Siti Hajar.

“Benar,” jawab Ibrahim.

“Jika demikian, maka Dia tidak akan meninggalkan kita,” kata Siti Hajar.

Kemudian, Siti Hajar kembali ke tempat asalnya. Ibrahim melanjutkan langkahnya hingga tiba di Tsaniah.

Nabi Ibrahim pun menolehkan wajahnya ke Baitullah sambil mengangkat kedua tangannya sambil berdoa, “Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebagian keturunanku di sebuah lembah yang tidak ada pohonnya, yang berada di samping Rumah Suci-Mu. Semoga mereka mau berterima kasih.”

.

Dimiliki oleh Ipadguides
: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”