Skip to content

KPK Pelajari Kasus Dugaan Korupsi STQN di Sofifi, Maluku Utara

TERNATE, IGNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengkaji kasus dugaan korupsi dalam anggaran Pemilihan Tilawatil Quran Nasional (STQN) XXVI 2021 yang berlangsung di Sofifi, Maluku Utara. KPK sebelumnya telah menerima laporan dugaan korupsi tersebut.

“Laporan atau demonstrasi, kami terima seperti laporan pada umumnya,” kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron di Ternate, Selasa (29/3/2022).

Menurutnya, laporan sudah diterima dan tim Dumas (pengaduan masyarakat) telah mengkaji laporan tersebut.

“Jika ada potensi dugaan tindak pidana korupsi akan diteruskan ke proses penyidikan, maka Dumas sudah melakukan kajian,” ujarnya.

Ghufron menambahkan, semua laporan dan aksi unjuk rasa di KPK akan diproses. Namun, prosesnya masih dalam tahap peninjauan pengaduan masyarakat.

Menurutnya, KPK telah menerima beberapa laporan kasus korupsi dari Maluku Utara. Namun, pihaknya belum bisa membuka ke publik terkait laporan tersebut.

“Dari segi kuantitas, kami tidak bisa menjelaskan satu per satu, karena menjaga kerahasiaan. Tapi yang jelas dari Maluku Utara, KPK banyak menerima laporan atau pengaduan,” katanya.

Dia mengatakan semua laporan ini akan ditinjau di Dumas. Dari kajian ini, jika ada potensi korupsi dan menjadi kewenangan KPK, maka akan ditindaklanjuti dengan penyidikan dan akan dilanjutkan dengan penyidikan dan penuntutan.

“Namun, jika korupsi bukan wilayah atau kewenangan KPK, maka kami akan melimpahkan kepada aparat penegak hukum lainnya, yakni kepolisian dan kejaksaan,” ujarnya.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel:

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”