Lagi di Restoran, Pembakar Penginapan Buronan di Samosir Ditangkap Kejati Sumut

MEDAN, IGNews.id – Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut menangkap DPO dalam kasus pembakaran gedung penginapan di kawasan Tuk-Tuk, Kabupaten Samosir, Rabu (30/3/2022). Peristiwa pembakaran ini terjadi pada awal Juni 2018.

Kepala Bagian Penerangan Hukum Pengadilan Tinggi Sumut Yos Arnold Tarigan mengatakan buronan yang ditangkap bernama Rosmaida Manurung alias Mak Winda alias Opung Emrik. Ia diamankan di sebuah rumah makan di Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.

Rosmaida ditangkap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor: 767 K/Pid/2021 tanggal 28 September 2021. Terdakwa melanggar Pasal 187 ayat 1 KUHP karena melakukan tindak pidana kebakaran dan divonis 2 tahun penjara.

“Tim Penabur yang mengamankan para terpidana tersebut dipimpin langsung oleh Kajari Samosir Andi Adikawira Putera, bersama Kepala Intelijen Kejaksaan Negeri Samosir, Tulus Yunus Abdi dan Kepala Bareskrim Kejaksaan Negeri Samosir, Didik Haryadi, di koordinasi dengan tim dari Kejati Sumut. Pengamanan,” kata Yos, Rabu (30/3/2022).

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Samosir telah memanggil terpidana Rosmaida Manurung. Namun, terpidana tidak pernah hadir, sehingga Samosir Kejari menetapkan terpidana tersebut dalam Daftar Orang Dicari Orang (DPO) kemudian menyerahkannya kepada Tim Tabur Kejari Samosir.

Selanjutnya,

tim Samosir Kejari Tabur berkoordinasi dengan tim Kejaksaan Agung Sumut untuk melakukan pencarian DPO. Tim gabungan kemudian mendapat informasi bahwa terpidana berada di sebuah rumah makan di Simpang Selayang. Berdasarkan informasi tersebut, tim menuju ke lokasi dan langsung mengamankan para terpidana.

“Terdakwa kemudian langsung dibawa ke Lapas Wanita Kelas II A, Tanjung Gusta, Medan untuk menjalani sisa masa hukumannya,” kata Yos.

Editor

: Donald Karouw

Bagikan Artikel:

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”