Mantan Bupati Halmahera Timur Diperiksa KPK dalam Kasus Korupsi DID Tabanan

JAKARTA, IGNews.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Bupati Halmahera Timur Rudy Erawan, Rabu (30/3/2022). Ia diperiksa terkait dugaan korupsi pengelolaan dana insentif daerah (DID) di Kabupaten Tabanan, Bali.

Dalam kasus ini, KPK juga mengusut Eka Kamaluddin dari pihak swasta dan mantan Kepala Divisi Pembiayaan Pembangunan Perumahan dan Permukiman, Direktorat Evaluasi Pengelolaan dan Informasi Keuangan Daerah, Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo.

“Hari ini saksi memeriksa kasus korupsi penyelenggaraan DID di Kabupaten Tabanan, Bali. Pemeriksaan dilakukan di Lapas Sukamiskin,” kata Pj Juru Bicara KPK Ali Fikri di Jakarta, Rabu (30/3/2022).

KPK telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus DID Tabanan, yakni mantan Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana Bali I Dewa Nyoman Wiratmaja sebagai pemberi suap.

Sedangkan tersangka penerima suap adalah mantan Kepala Seksi Fisik Dana Alokasi Khusus II Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Rifa Surya.

KPK menetapkan tersangka Ni Putu Eka Wiryastuti, sebagai Bupati Tabanan periode 2010-2015 dan periode 2016-2021, dalam menjalankan tugasnya mengangkat tersangka I Dewa Nyoman Wiratmaja sebagai staf khusus bidang ekonomi dan pembangunan. .

Redaktur : Kurnia Illahi

Bagikan Artikel:

class="share-social text-center">

Membagikan

Membagikan

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”