Optimalkan Potensi Desa, Mendes PDTT Ajak Anak Muda Ikut BUMDes

Optimalkan Potensi Desa, Mendes PDTT Ajak Anak Muda Ikut BUMDes

Memuat…

Menteri PDTT, Abdul Halim Iskandar, usai menjadi keynote speaker pada Millenial Summit 2022 yang diselenggarakan PW IPNU Jatim di Kantor PWNU Jatim. Foto foto SINDOnews

SURABAYA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), Abdul Halim Iskandar meminta agar generasi muda berperan aktif dalam mempercepat pembangunan bangsa. Memdes akan memaksimalkan angkatan kerja kaum muda dalam program-program pelayanan. Salah satunya terkait dengan optimalisasi BUMDes.

Untuk mengoptimalkan BUMDes, kata dia, adalah kesiapan desa dengan mengikuti perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi. Di situlah milenial terlibat sebanyak mungkin. Lihat lainnya: Usai Wisuda, Gus Halim Ajak Mahasiswa Bakti di Desa

“Kami memiliki sekitar 250 desa yang saat ini kami bimbing untuk menjadi desa digital atau smart village,” kata Halim saat menjadi keynote speaker pada acara Millenial Summit 2022 yang diadakan oleh PW IPNU Jatim di Kantor PWNU Jatim, Sabtu (26). /3). /2022).

Menurut

politisi PKB itu, Indonesia saat ini sedang memasuki era booming bagi generasi mudanya atau mendapatkan bonus demografi. “Bonus demografi ini memiliki dua sisi pisau. Jika digunakan secara tidak tepat, akan menjadi masalah. Namun, jika dikelola dengan baik, akan sangat produktif untuk mempercepat pembangunan bangsa,” kata Halim.

Ia menambahkan, generasi muda harus mempersiapkan diri menghadapi era disrupsi saat ini. Pandemi COVID-19 belum berakhir, masyarakat sudah dihadapkan pada kenaikan harga kebutuhan pokok terutama minyak goreng.

Halim

mengatakan pihaknya melibatkan anak muda khususnya dalam menggarap promosi digital. Dimana, BUMDes juga harus diperkenalkan melalui digital, dan memasukkan produk desa ke dalam dunia e-commerce.

“Kita selalu membicarakan e-commerce dan market place untuk pemulihan ekonomi nasional di tingkat desa yang kita sebut desa wisata dan BUMDes. Ini sudah legal standing karena sudah dinyatakan berbadan hukum. Tentu juga harus kita perkuat dari platform digital. ,” jelasnya.

Lebih lanjut Halim mengatakan, saat ini Kementerian Desa PDTT sedang membuat fasilitas platform Kampung Wisata Nusantara. Isinya desa wisata se-Indonesia yang dikelola BUMDes, dan fasilitasnya dikelola Kementerian Desa.

Saat ini, sekitar 500 Desa Wisata masuk dalam platform tersebut. “Setiap hari terus diupdate karena setiap hari semakin banyak juga. Kami juga membuat lomba promosi desa wisata yang setiap bulannya kami umumkan rankingnya,” jelasnya. Lihat lainnya: Harmonisasi Desa Adat dan Desa Administratif Kunci Pelestarian Budaya

Ketua DPW PKB Jatim menambahkan, Kemendes PDTT juga sedang mempersiapkan Kongres Budaya Desa. Acara ini untuk memaksimalkan potensi desa yang digagas oleh kepala desa setempat dengan gaya milenial.

Kongres Budaya Desa rencananya digelar di sebuah desa di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. “Kongres ini digagas oleh para kepala desa milenial. Targetnya adalah membentuk BUMDes di 300 desa yang memiliki program unggulan desa, yang nantinya akan menjadi market place,” ujarnya.

(mengenakan)

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”