Pemkot Bekasi Akhiri LKM-NIK, Fraksi PKS Latu Har Hary: Putusan Prematur

KOMPAS.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Latu Har Hary menilai keputusan Pemkot Bekasi untuk menghentikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (LKM NIK) terlalu dini dan akan merugikan masyarakat sekitar.

Sebagai informasi, pada Rabu (23/3/2022), Pemerintah Kota Bekasi menerbitkan Surat Walikota Nomor 440/2169/Dinkes. Dokumen ini memuat informasi mengenai penghentian kerjasama LKM NIK per 1 April 2022.

Latu Har Hary yang akrab disapa Bang Jampang mengatakan indikatornya jaminan kesehatan universal (UHC) Bekasi masih belum ideal. Hal ini terlihat dari jumlah kepesertaan BPJS Kesehatan di sana yang hanya mencapai 85 persen dari total penduduk.

“Sedangkan untuk mencapai UHC, tingkat partisipasi harus 95 persen,” tambahnya dalam keterangan resmi yang diterima Ipadguides.com, Sabtu (26/3/2022).

Lebih lanjut, pejabat yang memperhatikan masalah kesehatan itu mengungkapkan, sebanyak Rp. 64 miliar telah dianggarkan untuk Jaminan Kesehatan Masyarakat Daerah (Jamkesda) 2022. Dana ini diharapkan mampu menyerap partisipasi hingga 235.371 orang.

class="ads-on-body">

“Rencananya akan ada penambahan 169.869 kepesertaan BPJS pada Maret-April 202. Namun, angka tersebut baru bisa meningkat hingga 90 persen dari target UHC. Jadi, masih dibutuhkan sebanyak 136.652 peserta baru untuk mencapai 95 peserta. Target UHC,” jelas Bang Jampang.

Melihat kondisi tersebut, ia juga mengimbau kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk tidak terburu-buru dengan kebijakan LKM NIK. Pemerintah kota tetap harus memberikan layanan LKM NIK sebagai pendamping bagi masyarakat yang tidak memiliki atau menunggak iuran BPJS Kesehatan.

“Termasuk masyarakat yang belum menjadi anggota BPJS PBI APBD,” imbuhnya.

Kedepannya, DPRD Kota Bekasi akan memanggil Pj Walikota (Plt) Walikota, instansi terkait dan pemangku kepentingan agar bisa duduk bersama mencari solusi komprehensif atas permasalahan ini.

“Agar

masyarakat kota Bekasi tidak khawatir atau dirugikan. Kami di Komisi IV DPRD Kota Bekasi sangat mendukung percepatan UHC di kota ini,” kata Bang Jampang

Dapatkan pembaruan berita terpilih dan berita terkini setiap hari dari Ipadguides.com. Jom join grup Telegram “Ipadguides.com News Update”, caranya klik link https://t.me/ipadguidescomupdate, lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

.