Skip to content

Penyumbatan Drainase, 17 Bangunan Ilegal di Samarinda Dibongkar Petugas Gabungan

SAMARINDA, IGNews.id – Sebanyak 17 bangunan liar di Jalan Biola, Desa Dadi Mulya, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) dirobohkan petugas gabungan, Kamis (31/3/2022). Diduga bangunan liar tersebut akibat tersumbatnya saluran drainase di dua RT.

Kepala Satpol PP Samarinda, Muhammad Darham mengatakan, pembongkaran dilakukan atas laporan warga sekitar yang mengeluhkan drainase mampet.

“Ini melanggar perda karena berada di atas parit. Suka tidak suka, kita harus menatanya demi drainase yang ada. Karena banjir yang membuat mereka terus berjalan,” katanya.

Dia mengatakan pembongkaran bangunan ilegal itu berjalan lancar dan tidak ada protes dari pemiliknya.

“Alhamdulillah tidak ada karena sudah dilakukan secara persuasif oleh RT. Kemudian ada pertemuan di tingkat desa dan kecamatan,” ujarnya.

Ketua RT 32 Paulus Ginting mengatakan, bangunan ilegal itu sudah ada sejak 1982. Bangunan itu dihuni transmigran.

“Dulu ada yang tinggal tahun 1982. Dulu, mereka berjualan di sini,” katanya.

Sebanyak 157 personel gabungan dari Satpol PP, TNI/Polri, Dinas Lingkungan Hidup, dan PUPR dikerahkan untuk membongkar bangunan liar tersebut.

Redaktur : Dita Angga Rusana

Bagikan Artikel:

.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”