Polisi Sebut Anak Siomay Pria Pemerkosaan di Jagakarsa Diancam dan Dipukuli Keluarga Korban

JAKARTA, KOMPAS.com – Polisi menyatakan pembuat pangsit berinisial K alias Tebet yang memperkosa gadis, ZF (6), ditemui keluarga korban sebelum dilaporkan pada 24 Januari 2022.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto mengatakan pertemuan antara pelaku dan keluarga korban terjadi dua hari sebelum laporan dibuat, yang berujung adu mulut.

Baca Juga: Polisi Sebut Anak Pemerkosa Istri Pembangun Siomay Berperan Menyembunyikan Pelaku

Pelaku dalam keterangannya diancam akan dipukuli oleh keluarga korban saat pertemuan.

“Korban melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya. Orang tuanya bertemu dengan pelaku. Kemudian entah kenapa pelaku diancam atau dipukuli oleh orang tua korban,” kata Budhi di Polsek Salatiga Jakarta, Rabu.

Menurut Budhi, usai kejadian, pelaku kabur. Sementara itu, keluarga korban baru melapor dua hari setelah kejadian.

“Kemudian pelaku kabur dan baru setelah kabur orang tua korban melapor ke kami,” kata Budhi.

Sebelumnya, penyidik ​​Polres Metro Jakarta Selatan telah menangkap K alias Tebet di kawasan Bekasi, Jawa Barat pada Selasa (29/3/2022) malam.

Baca

Juga: Istri Sembunyikan, Pembuat Pangsit Pemerkosa Bocah di Jagakarsa Akhirnya Tertangkap

Pelaku ditangkap setelah dua bulan kabur dari polisi. Ia sempat kabur ke rumah saudaranya di Garut, Jawa Barat.

Sementara itu, kasus pemerkosaan dilaporkan oleh ayah korban berinisial MBR ke Polres Jakarta Selatan pada 24 Januari 2022.

Kekerasan seksual ZF terungkap setelah dia melaporkannya kepada ayahnya. ZF menghubungi ayahnya melalui telepon dan mengeluhkan tindakan K.

.