Skip to content

RS Maumere Ajukan Rp 3,7 Miliar untuk Bayar Insentif Kesehatan Tahun Lalu

MAUMRE, KOMPAS.com – RSUD Tc Hillers Maumere Kabupaten Sikka mengajukan anggaran sebesar Rp. 3,7 miliar untuk membayar insentif tenaga kesehatan (nakes) Covid-19 pada 2021.

Direktur RS TC Hillers Maumere, dr Clara Francis mengatakan, anggaran itu sudah diajukan ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka.

Baca juga: Dinkes Sikka Usulkan Anggaran Rp 5,3 Miliar untuk Bayar Insentif Kesehatan 2021

“Sebanyak Rp 3,7 miliar sudah kami ajukan. Bukan hanya insentif relawan yang belum dibayarkan, tapi juga tenaga kesehatan berstatus pegawai negeri sipil (ASN),” kata Clara saat rapat dengan Komisi 3 DPRD Sikka. pada LKPJ TA 2021, Rabu (30/3/2022).

Dijelaskannya, Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan surat edaran No. HK.01.07.MENKES/770/2022 tanggal 4 Maret 2022 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan serta pengangkatan dan penempatan relawan di Puskesmas. bidang kesehatan yang menangani Covid-19.

“Dalam surat tersebut, diktum ke-13 nomor dua menyebutkan bahwa insentif yang belum dibayarkan pada tahun 2021 dapat dibayarkan melalui APBD untuk tahun anggaran 2022,” jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut Clara, berdasarkan surat edaran tersebut, pihaknya mengajukan surat kepada Dinas Kesehatan Sikka agar diusulkan pembayaran insentif tenaga kesehatan.

“Karena pos anggaran insentif ada di dinas kesehatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka Petrus Herlemus mengatakan, pihaknya mengusulkan anggaran untuk pembayaran insentif tenaga kesehatan Covid-19 selama Juli-Desember 2021.

“Kami mengusulkan sekitar Rp 5,3 miliar untuk membayar insentif tenaga kesehatan Juli hingga Desember 2021. Nanti kita bicarakan dengan DPRD,” kata Petrus, Kamis (24/3/2022).

Saat ini, kata dia, belum ada anggaran untuk membayar insentif tenaga kesehatan tahun lalu. Jika ada, itu harus dibayar.

“Jadi Rp 5,3 miliar itu untuk membayar semua insentif tenaga kesehatan di rumah sakit dan puskesmas. Dianggarkan pada 2022 untuk membayar insentif pada 2021,” katanya.

Baca juga: 19 Tenaga Kesehatan Lapor ke Kejaksaan Soal Insentif, RS Maumere: Ada Miskomunikasi

Sementara itu, terang Petrus, khusus 19 tenaga kesehatan relawan yang direkrut RS TC Hillers Maumere selama Juli-Oktober 2021 menjadi tanggung jawab pihak rumah sakit.

“Itu kan relawan yang direkrut oleh rumah sakit, itu artinya tanggung jawab rumah sakit. Karena itu kebutuhan rumah sakit, maka rumah sakit yang menghitung biayanya,” ujarnya.

Dapatkan pembaruan berita terpilih dan berita terkini setiap hari dari Ipadguides.com. Jom join grup Telegram “Ipadguides.com News Update”, caranya klik link https://t.me/ipadguidescomupdate, lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

.