Skip to content

Saat Ramadhan Boleh Sholat Tarawih dan Mudik, Ini Syarat Yang Harus Dipenuhi

JAKARTA, IGNews.id – Merayakan bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri merupakan momen yang membahagiakan bagi umat Islam khususnya di Indonesia. Tentunya umat Islam di Indonesia bersemangat untuk melaksanakan shalat Tarawih hingga mudik.

Melihat antusiasme masyarakat, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 mengungkapkan sejumlah persyaratan bagi masyarakat yang ingin melaksanakan shalat tarawih berjamaah dan mudik di tengah pandemi Covid-19.

“Syaratnya tetap ada, harus mengikuti protokol kesehatan. Jadi jangan hanya berpikir boleh shalat Tarawih berjamaah, lalu lupakan prokes,” kata dr Reisa Broto Asmoro dalam acara Radio Kesehatan, Rabu (30 /3/2022).

Lebih lanjut ia juga menyampaikan bahwa mudik atau pulang kampung berbeda dengan kebijakan sebelumnya. Sekarang orang diperbolehkan pulang dengan syarat.

Dokter Reisa menjelaskan, syarat mudik adalah vaksin booster untuk mencegah penularan dan meningkatkan kekebalan ekstra. Dia menekankan bahwa vaksinasi tidak hanya melindungi diri sendiri tetapi juga orang-orang di sekitar Anda, seperti orang tua dan orang-orang dengan penyakit penyerta.

Sehubungan dengan datangnya Ramadhan, dr. Reisa menambahkan, jika shaf salat tarawih tidak lagi diwajibkan menjaga jarak. Hal ini berdasarkan Fatwa MUI tentang Pelaksanaan Ibadah Saat Pandemi Nomor: Kep-28/DP-MUI/III/2022.

“Tepatnya pada 10 Maret disebutkan tentang pelaksanaan shalat berjamaah dengan mempertemukan jamaah dan meluruskan shaf,” tambah dr Reisa.

“Jadi proses pelayanan kesehatan harus tetap berjalan saat beribadah di luar rumah atau berinteraksi dengan orang lain. Seperti masker, masih digunakan sebagaimana mestinya,” ujarnya

Editor : Elvira Anna

Bagikan Artikel:


.

Dimiliki oleh Ipadguides

: Cek berita lainnya di kategori “Nusantara”