Skip to content

Sarana Prasarana Lapas Tangerang dinilai belum memadai untuk menangani kebakaran

TANGERANG, KOMPAS.com – Saksi ahli kebakaran Bambang Heru Raharjo menilai sarana dan prasarana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Tangerang sangat memadai untuk penanganan kebakaran.

Hal itu terungkap saat agenda pemanggilan saksi ahli oleh Kejaksaan Negeri Tangerang pada kasus kebakaran Lapas Klas I Tangerang di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (29/3/2022).

Dalam persidangan, jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Kota Tangerang awalnya menanyakan kepada Bambang apakah ada alat pemadam api (APAR) ribgak di Lapas Klas I Tangerang.

Baca juga: Ahli Sebut Kebakaran Lapas Tangerang Disebabkan Kabel Listrik Lama

Menurut Bambang, berdasarkan tinjauannya terhadap lapas, bukan hanya alat pemadam kebakaran yang tidak memadai untuk menangani kebakaran.

Namun, untuk mengatasi kebakaran. sarana dan prasarana di Lapas Kelas I Tangerang sangat kurang memadai.

“Semua fasilitas tidak sesuai. Mulai dari infrastruktur, lalu posisi kabelnya juga,” ujarnya saat sidang.

Ditemui seusai sidang, Bambang kembali mengatakan bahwa sarana dan prasarana di Lapas sangat kurang memadai.

“Memang yang krusial itu sarana dan prasarananya sangat tidak memadai, termasuk instalasi listrik di dalamnya yang sangat kurang memadai,” jelasnya.

Baca Juga: Saat Lapas Tangerang Terbakar, 4 Partikel Ini Muncul dan Membahayakan Manusia

Menurut Bambang, Lapas Klas I Tangerang juga harus dipasang sistem peringatan dini.

“Harus ada sistem peringatan dini di penjara.mendeteksi ketika sesuatu terjadi,” katanya.

.