Serangkaian aturan mengemudi di atas kecepatan maksimum di jalan tol, ada sanksi tiket dan berlaku untuk pelat RF

JAKARTA, KOMPAS.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menggelar rapat gabungan membahas aturan teknis penanganan tilang online dengan kamera penegakan hukum lalu lintas elektronik (ETLE) di jalan tol.

Pertemuan tersebut melibatkan Jasa Marga, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek, Kejaksaan Agung dan Pengadilan pada Selasa (29/3/2022).

Pertemuan tersebut untuk berbagi persepsi dan tata cara penindakan bagi pengendara yang melebihi batas kecepatan saat melintasi jalan tol

Berlaku 1 April 2022

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, penerapan denda bagi yang berkendara melebihi batas kecepatan maksimal akan diberlakukan mulai 1 April 2022.

“Pertama, pelanggaran batas kecepatan dan batas beban. Kedua, jenis pelanggaran akan ditindak tegas penuh (tiket) pada 1 April 2022,” kata Sambodo, Selasa.

Baca juga: Mulai 1 April Berkendara dengan Kecepatan Di Atas 100 Km/Jam di Jalan Tol Akan Ditilang

Sambodo mengatakan, penindakan terhadap dua pelanggaran tersebut telah disosialisasikan kepada masyarakat dan pengemudi selama satu bulan, terhitung mulai 1-31 Maret 2022.

“Sosialisasi kita lakukan mulai 1 hingga 31 Maret 2022. Tiket atau surat konfirmasi tetap akan dikirimkan ke rumah masing-masing pelanggar, namun masih ada tulisan tentang sosialisasi ETLE,” kata Sambodo. S

Batas maksimum 100 km/jam

Sanksi berupa denda akan dilakukan melalui kamera ETLE bagi pengemudi yang membawa kendaraannya melebihi batas kecepatan di atas 100 kilometer per jam.

Menurut Sambodo, aturan batas kecepatan kendaraan bisa dilihat pada rambu-rambu jalan tol yang keluar atau masuk Jakarta.

Baca juga: Denda Pelanggar Batas Kecepatan Akan Diterapkan di 5 Tol, Ini Daftarnya

“Untuk pelanggaran batas kecepatan, kami sampaikan untuk saat ini mengikuti batas kecepatan maksimum, artinya di atas 100 kilometer per jam sesuai rambu-rambu yang tertera di jalan tol,” kata Sambodo.

.