Skip to content

Titik Panas Lapas Tangerang Disebut Muncul Sejak 7 September 2021 Malam

TANGERANG, KOMPAS.com – Bambang Heru Saharjo, ahli yang dihadirkan pada sidang kebakaran Lapas Klas I Tangerang mengatakan, sumber api di Lapas Blok C2 muncul pada pukul 23.00 WIB pada 7 September 2021.

Dia tahu bahwa titik api muncul sejak malam setelah memeriksa melalui satelit dan aplikasi.

“Dari hasil pantauan satelit memang benar terjadi kebakaran di titik tersebut di dalam Lapas,” kata Bambang saat ditemui usai sidang di Pengadilan Negeri Tangerang, Kota Tangerang, Selasa (29/3/2022).

Baca juga: Sidang Kebakaran Lapas Tangerang Hadirkan Ahli yang Sudah Pakar Kasus Kebakaran Kejaksaan Agung

“Pertanyaannya jam berapa (munculnya api)? Kami pakai aplikasi ternyata bisa mendeteksi proses awal sekitar pukul 23.00 WIB,” lanjut pakar dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

Menurut Bambang, titik api yang muncul pada pukul 23.00 WIB masih relatif kecil. Namun lama kelamaan api semakin membesar.

Besarnya api disebabkan oleh banyaknya barang yang mudah terbakar di Blok C2.

Selain itu, kata Bambang, penanganan kebakaran yang tidak memadai juga menjadi penyebab meluasnya api.

“Dia (titik api) awalnya kecil, lalu karena respon (penanganan) sangat minim, api mulai berkobar karena dia makan bahan bakar (barang yang mudah terbakar),” jelasnya.

Baca juga: Fakta Kasus Kebakaran Lapas Tangerang, BPBD Padamkan Api dari Luar Blok C2 untuk Menyelamatkan 3 Narapidana

Untuk diketahui, berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang dihadirkan dalam agenda sidang sebelumnya, kebakaran di Lapas Klas I Tangerang dikatakan membesar sekitar pukul 01.40 WIB – 02.00 WIB pada 8 September 2021.

Empat terdakwa kasus kebakaran Lapas Klas I Tangerang, yakni Suparto, Rusmanto, Yoga Wido Nugroho, dan Panahatan Butar Butar, hadir dalam persidangan pada Selasa.

Mereka adalah petugas Lapas Klas I Tangerang.

Sidang perdana yang digelar pada 25 Januari 2022 itu dijadwalkan membacakan dakwaan.

Suparto, Rusmanto, dan Yoga dijerat pasal 359 KUHP. Sementara itu, Panahatan dijerat dengan Pasal 188 KUHP.

Dapatkan pembaruan berita terpilih dan berita terkini setiap hari dari Ipadguides.com. Jom join grup Telegram “Ipadguides.com News Update”, caranya klik link https://t.me/ipadguidescomupdate, lalu join. Anda harus terlebih dahulu menginstal aplikasi Telegram di ponsel Anda.

.