Walikota Balikpapan Janji Antrian Solar Bersubsidi Bisa Selesai Sabtu ini

BALIKPAPAN, KOMPAS.com – Demonstrasi mahasiswa dan pengemudi truk di depan kantor Pemerintah Kota Balikpapan, Rabu (30/3/2022) terkait kelangkaan solar bersubsidi menemui titik temu.

Usai mediasi dengan Wali Kota Balikpapan Rahmad Masud, antrian solar bersubsidi dijanjikan akan selesai pada Sabtu (2/4/2022) ini.

Dalam rapat di ruang VIP Pemkot Balikpapan, perwakilan mahasiswa dan pengemudi truk meminta pemerintah segera menyelesaikan masalah antrian pengisian solar bersubsidi yang begitu panjang hingga berhari-hari.

Baca Juga: Hindari Kemacetan di Jalan, Isi Solar di SPBU Padang Mulai Jam 9 Malam

Rahmad Masud didampingi Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli berjanji akan menyelesaikan masalah ini pada akhir pekan ini.

“Hasil pertemuan Pak Wali menjamin tidak ada lagi antrian solar atau truk bersubsidi di Balikpapan. Dia akan mendesak Pertamina untuk menambah kuota dengan penambahan SPBU. Ia mengatakan Sabtu ini SPBU akan beroperasi,” kata Deli Wowor, perwakilan sopir truk.

Senada dengan perwakilan mahasiswa, Zainuddin mengatakan Rahmad akan mendesak Pertamina untuk mengoperasikan SPBU baru, yakni di KM 13 pada Sabtu. Padahal SPBU baru rencananya akan dioperasikan setelah Lebaran nanti.

“Dari

mediasi tadi, walikota menjamin tidak ada lagi antrian pada Sabtu karena ada penambahan salah satu SPBU di KM 13 yang seharusnya beroperasi setelah Lebaran, dan terpaksa beroperasi pada Sabtu,” ujarnya. .

Rahmad Masud yang baru datang dari luar daerah itu langsung mendatangi para demonstran dan mendengarkan keluhan dan tuntutan massa.

Dari tuntutan tersebut, Rahmad mengatakan pembukaan SPBU di KM 13 nantinya akan mengurangi kemacetan. Bahkan nantinya, kendaraan berat akan dialihkan untuk mengisi solar bersubsidi di sana.

Baca Juga: Solar Langka, Polda Sumut Hubungi Pertamina dan Angkat Paksa Hiswana Migas

“Jadi

dengan penambahan satu SPBU di KM 13, mobil bersubsidi akan dialihkan, termasuk mobil besar, sehingga tidak masuk ke dalam kota,” katanya.

.